Bisnis Global & Lokal di 2026: Tarik Ulur Pertumbuhan, Teknologi, dan Tantangan Geopolitikf

1. Dunia bisnis menghadapi ketidakpastian global di WEF 2026
Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum) di Davos menjadi sorotan utama setelah para pemimpin global berkumpul membahas risiko ekonomi dan geostrategis di tengah meningkatnya ketegangan internasional. Di forum ini, economic confrontation atau konfrontasi ekonomi disebut sebagai risiko paling dominan, menggeser kekhawatiran konflik bersenjata, mencerminkan perubahan besar dalam dinamika ekonomi global.

2. Proyeksi pertumbuhan global tetap moderat
Laporan terbaru dari Bank Dunia menunjukkan ekonomi dunia diperkirakan tumbuh sekitar 2,6% pada tahun 2026, lebih rendah dibanding periode sebelumnya, namun tetap menggambarkan ketahanan di tengah tantangan seperti ketegangan perdagangan dan permintaan global yang melambat.

3. India dorong kebijakan pro-bisnis menjelang RAPBN 2026–27
Konfederasi Industri India (CII) menyerukan agar Anggaran Pemerintah (Union Budget) tahun 2026–27 memperkuat investasi infrastruktur, inovasi, dan digitalisasi untuk mempertahankan momentum pertumbuhan ekonomi India yang termasuk paling cepat di antara negara besar.

4. China catat surplus perdagangan besar menjelang 2026
Data terbaru menunjukkan China mencapai surplus perdagangan hampir US$ 1,2 triliun pada 2025, menegaskan ketahanan ekspornya meskipun menghadapi hambatan diplomatik dan tarif global. Penanda ini memberikan optimisme tentang peran China dalam jaringan perdagangan dunia di 2026.

5. Tren bisnis dan sektor yang diprediksi berkembang
Berbagai analisis memperkirakan sektor seperti e-commerce, layanan kesehatan digital, fintech, energi terbarukan, serta jasa profesional akan menjadi peluang utama di 2026. Pelaku UMKM dan startup diprediksi semakin memanfaatkan teknologi untuk efisiensi dan ekspansi pasar.

6. Proyek hilirisasi dorong pertumbuhan bisnis Indonesia
Indonesia mulai tahun ini meluncurkan sejumlah proyek hilirisasi strategis, dari pengolahan bauksit hingga bioavtur, yang diperkirakan akan memperkuat basis industri domestik dan membuka peluang investasi serta usaha baru.

7. Tantangan baru: kepercayaan digital dan AI
Ahli manajemen Rhenald Kasali menilai salah satu tantangan terbesar bagi dunia bisnis bukan sekadar kenaikan biaya atau daya beli konsumen, tetapi krisis kepercayaan di ruang digital akibat disinformasi dan dampak teknologi seperti AI. Hal ini menambah kompleksitas strategi bisnis di era digital.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *